Dewan Pimpinan Wilayah Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (DPW KOMNAS PPLH) Provinsi Jawa Barat adakan konsolidasi dalam pembentukan kepengurusan KOMNAS PPLH ditingkat kabupaten/kota Cirebon Raya di Padepokan Pangeran Alas, RT 001/007 Desa Kalimekar Kec. Gebang Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat pada Jumat sore (15/04/2026).
Konsolidasi dilakukan oleh Ketua DPW KOMNAS PPLH Dudi Sumaryadi, SE., MM dan dihadiri juga unsur Pengurus DPP KOMNAS PPLH untuk mengembangkan sayap pergerakan dan pembentukan kepengurusan KOMNAS PPLH di tingkat Kab’Kota Cirebon Raya dan dihadiri pula oleh tokoh dan masyarakat yang salah satunya adalah pengasuh Padepokan Pangeran Alas Bapak R. H. Ahmad Jahid Syaikhun, S.Ag. yang akrab disapa Abi Jahid.
Abi Jahid pada kesempatan tersebut mengawali dengan bertanya “apa visi misi organisasi KOMNAS PPLH dan legalitasnya, banyak rekan di Kab/Kota Cirebon yang antusias dengan kehadiran KOMNAS PPLH namun kurang memahami kearah mana pergerakan organisasi dan apa saja yang bisa dilakukan organisasi ? “. :tanya Abi Jahid.
Unsur DPP KOMNAS PPLH Hasan SE, dalam menjawab pertanyaan Abi Jahid tersebut dengan memaparkan visi misi organisasi dan menyebutkan bahwa visi misi ini juga bisa di akses dari laman www.komnaspplh.org bagian menu tentang kami, semua bisa diakses juga legalitas organisasi serta kepengurusan dari tingkat DPP, DPW dan DPD diseluruh wilayah NKRI.
Pada Kesempatan yang sama Aji Tarmuji, ST., SH selaku Sekjen DPP KOMNAS PPLH menjelaskan, banyak sekali yang bisa dilakukan oleh KOMNAS PPLH sebagai organisasi leks spesialis lingkungan hidup, diantaranya penanganan pencemaran lingkungan oleh industri, dan dalam mengawal kebijakan pemerintah pengadaan SPPG/MBG agar disamping sisi ketahanan pangannya memenuhi standar sehat tentunya ada sisi buangan IPAL yang perlu juga dipastika bahwa keluarannya sudah ramah terhadap lingkungan agar keberlangsungan SPPG/MBG berjalan lancar tidak sampai ditutup hanya karena IPALnya bermasalah.
“SPPG/MBG ini tentunya ada keluaran limbah baik sampah organik maupun limbah cair cucian ompreng/tempat makanan dan alat masaknya, yang kita pantau berawal dari sisi ini, karena ini berkaitan langsung dengan lingkungan hidup dan tentunya kita KOMNAS PPLH juga bisa tawarkan solusi untuk penangannya”. jelas Aji.
Dudi Sumaryadi meyebutkan bahwa kita berikan solusi untuk penanganan IPAL MBG/SPPG dengan teknologi IPAL KOMNAS PPLH yang diberi label BIO PPLH, dan KOMNAS PPLH Jawa Barat sudah memiliki laboratorium yang jadi SBU KOMNAS Jawa Barat sehingga saat organisasi melakukan inspeksi pastinya juga dengan menawarkan solusi dalam menangani SPPG.
“DPW Jawa Barat sudah memiliki Laboratorium dan IPAL untuk SPPG dengan diberi cirinya ada tulisan BIO PPLH” ujar Dudi.